
Franchise Titik Koma lagi jadi obrolan seru buat para pencinta kopi yang pengin punya bisnis hits tanpa ribet mikirin resep rahasia. Brand kopi ini udah punya nama besar, jadi kamu tinggal gaspol aja. Konsepnya simpel, tapi tetap kece buat anak muda sampai orang kantoran. Nah, yang bikin makin menarik, kemitraan kopi ini kasih peluang usaha dengan harga investasi yang masih ramah kantong. Jadi, kamu enggak perlu jadi sultan dulu buat bisa buka kedai kece ala Titik Koma.
Selain itu, syarat yang mereka kasih juga enggak ribet. Kamu cukup siapin modal, lokasi oke, dan semangat buat jadi pengusaha kopi sejati. Lalu, tim mereka bakal bantu dari awal sampai jalan. Mulai dari training, peralatan, sampai strategi promosi, semuanya udah mereka siapin. Jadi, kamu enggak jalan sendirian. Asyik kan? Apalagi, tren kopi di Indonesia enggak pernah redup. Dari pagi sampai malam, selalu ada aja yang nongkrong sambil ngopi.
Makanya, bisnis ini punya potensi cuan gede kalau kamu serius. Ditambah lagi, brand ini udah punya komunitas loyal yang doyan banget balik lagi. Jadi, pelanggan udah kebayang rasa dan kualitasnya. Nah, dibanding bikin brand kopi sendiri yang penuh trial and error, mending ikut sistem kemitraan yang udah terbukti. Kamu tinggal fokus bangun jaringan, rawat pelanggan, dan nikmatin aliran keuntungan.
So, kalau kamu lagi mikirin investasi yang bisa jadi gaya hidup sekaligus sumber income, ini pilihan pas. Jangan tunggu lama, yuk cari tahu detail paket kemitraan kopi Titik Koma sekarang juga dan siapin langkah pertama buat jadi bos di dunia kopi!

Pemilik Kopi Titik Koma

Pemilik Kopi Titik Koma bernama Andrew Prasetya Goenardi. Dia mendirikan brand ini dengan penuh percaya diri. Andrew turun langsung mengurus strategi bisnis. Dia selalu bilang, industri kopi mirip arena gladiator. Persaingan keras, margin tipis, salah langkah langsung keok. Jadi, dia pilih fokus pada segmen jelas. Ada premium, ada menengah, ada terjangkau. Menurutnya, kamu harus tahu main di level mana. Tanpa itu, bisnis bisa mabuk seperti kebanyakan espresso.
Namun, Andrew tidak berhenti di situ. Dia sadar, branding juga vital. Karena itu, konsep kafe dibuat hangat dan nyaman. Tempat bukan cuma untuk ngopi, tetapi juga untuk kerja, rapat, bahkan curhat. Biar makin seru, tersedia private meeting room. Jadi, nongkrong bareng teman atau klien tetap terasa eksklusif. Transisi dari suasana santai ke serius pun bisa mulus.
Lalu, Andrew juga tegas soal bahan baku. Biji kopi harus berkualitas tinggi. Dia rela keluar biaya lebih asal hasilnya mantap. Menurutnya, lebih baik bayar mahal daripada rasa zonk. Jadi, tren kopi kekinian tidak selalu masuk daftar. Kalau lidah tidak cocok, langsung dicoret. Prinsip ini menjaga karakter rasa tetap konsisten.
Selain itu, perhatian Andrew mengarah pada barista. Baginya, barista bukan sekadar tukang seduh. Mereka ujung tombak. Maka, pelatihan jadi prioritas. Dengan standar ketat, setiap barista wajib punya skill mumpuni. Mereka harus luwes, inovatif, dan kreatif. Akibatnya, pengalaman pelanggan selalu berbeda dan segar.
Terakhir, strategi ekspansi berjalan hati-hati. Andrew percaya, manajemen harus solid dulu. Operasional, keuangan, dan SDM wajib rapi. Baru setelah itu, jaringan dilebarkan lewat sistem franchise. Dengan cara ini, brand bisa tumbuh sehat. Jadi, Titik Koma bukan sekadar kedai kopi, melainkan sebuah ekosistem rasa, ruang, dan pengalaman.
Keunggulan Kopi Titik Koma
Hai kamu! Nih, aku kasih bocoran kenapa Kopi Titik Koma bisa jadi pujaan para pecinta ngopi. Simpel, ringan, tapi nikmatnya luar biasa. Yuk, simak!
Bagusnya Kopi Titik Koma itu…
- Kopinya creamy parah. Kamu bakal ngerasain tekstur halus yang nyatu banget sama susu. Bener-bener bikin ketagihan.
- Varian less sugar keren abis. Kamu tetap dapat rasa manis pas tanpa bikin eneg. Gula arennya juga juara.
- Menu banyak dan inovatif. Kayak oat latte, honey oat latte, matcha, sampai Coconut Cloud Coffee. Semua unik!
- Es Kopi Susu Tiger jadi andalan. Rasa seimbang dan menyegarkan. Susunya creamy, kopinya pas.
- Tempatnya cozy. Kamu bisa nongkrong santai, kerja, atau ngadem manja. Ada cabang yang super nyaman buat wfh.
Nah, sambil aku jelasin, kamu pasti mikir, “Kok cuma ini doang?” Tapi tunggu, ada lagi!
Plus-plus legit
- Harga ramah kantong. Semua di bawah Rp50 ribu. Kamu bisa sering mampir tanpa bikin bokek.
- Pelayanan oke punya. Barista dan stafnya ramah, cepat, dan pas suasana malem masih hangat.
Singkat cerita, Kopi Titik Koma itu:
- Creamy? Paling!
- Less sugar? Tepat!
- Macem-macem menunya? Banyak!
- Tempat nyaman? Chill!
- Harga oke? Tentu!
Jadi, kamu kudu mampir dan icip sendiri. Kalau belum, kamu bakal nyesel deh. Selamat ngopi!
Harga Franchise Titik Koma

Kamu suka kopi? Kamu pengin buka usaha kopi tanpa pusing mikirin desain, menu, branding? Titik Koma jawabannya. Mereka sudah punya sistem matang, jadi kamu tinggal jalanin dan cuan siap melaju. Yuk kita kulik detail investasinya!
- Paket Grab & Go (Booth/Stan)
Kamu hanya butuh invest Rp52 juta. Lalu bayar awal Rp25 juta. Kamu langsung bisa cek, lalu langsung mulai jualan. Royalti cuma Rp1,5 juta per bulan. Kamu bisa balik modal cepat, kalau untung cocok dan outlet strategis. - Paket Kafe (bigger)
Kamu siap keluarkan investasi Rp120 juta. Kamu bayar awal Rp36 juta. Kamu buka kafe cozy kira-kira 20 m². Kamu nikmati royalti sama: Rp1,5 juta tiap bulan. - Paket Work From Here (WFH)
Kamu mau lengkap? Kamu siapkan modal Rp160 juta. Itu sudah buat lisensi 5 tahun, peralatan, training, SOP, sistem POS, dan lebih banyak lagi. Royalti tetap Rp1,5 juta per bulan.
Selain itu, franchise ini punya sistem autopilot di Jakarta dan Jatim. Jadi kamu bisa santai tapi tetap dapat laporan dan dukungan operasional dari pusat. Estimasi laba bersih bulanan sekitar Rp8,5 juta (Grab & Go) hingga Rp16,76 juta (kafe) tergantung paket. ROI bisa cepat, sekitar 5-7 bulan sesuai data beberapa media.
Intinya, kamu tinggal pilih paket sesuai modal, bayar investasi, nikmati fasilitas lengkap, dan mulai cuan. Franchise ini cocok buat kamu yang pengin punya usaha kopi dengan brand kuat, konsep matang, dan peluang balik modal cepat. Jadi, siap nggak kamu jadi bos kopi dengan gaya santai tapi dompet tetap terisi?
Syarat Lengkap untuk Mendaftar Franchise Titik Koma

Kamu lagi kepikiran buat buka bisnis kopi? Franchise Titik Koma bisa jadi pilihan gokil buat kamu. Brand ini punya konsep kece dengan gaya anak muda banget. Tapi sebelum kamu buru-buru daftar, ada syarat yang harus kamu penuhi biar perjalanan bisnis kamu lancar. Jangan khawatir, syaratnya nggak ribet kok. Yuk cek satu-satu.
- Kamu butuh modal awal yang cukup. Total investasi mulai dari 120 juta. Dana ini udah termasuk paket lengkap buat buka gerai.
- Kamu wajib bayar biaya lisensi di awal sekitar 36 juta. Bayaran ini udah nutup untuk hak pakai brand dan fasilitas awal.
- Kamu juga harus siap bayar royalty bulanan sekitar 1,5 juta. Jadi kamu tetap terhubung dengan pusat.
- Kamu perlu lokasi minimal 20 meter persegi. Lokasi harus strategis biar orang gampang nemu gerai kamu.
- Kamu wajib pakai peralatan standar yang udah disiapkan pusat. Dari mesin kopi sampai sistem kasir digital.
- Kamu harus rekrut minimal 3 karyawan. Mereka wajib ikut pelatihan biar pelayanan dan rasa kopi tetap konsisten.
- Kamu perlu ikutin SOP yang ketat. Jadi semua proses dari bikin kopi sampai marketing tetap sesuai jalur.
- Kamu juga dapat dukungan operasional dan promosi dari pusat. Jadi kamu nggak jalan sendirian.
Dengan semua syarat ini, kamu bisa buka gerai yang terjamin kualitasnya. Kamu tinggal fokus jualan, karena sistem sudah matang. Intinya, kalau kamu punya modal, lokasi kece, dan semangat usaha, franchise Titik Koma bisa banget jadi peluang besar buat kamu.
Keuntungan yang Didapatkan Mitra Franchise Titik Koma
Kamu lagi mikirin bisnis kopi tapi bingung mulai dari mana? Tenang aja, franchise Titik Koma bisa jadi jawaban buat kamu. Brand ini udah punya nama, punya fans setia, dan punya konsep yang bikin orang betah nongkrong. Jadi kalau kamu masuk jadi mitra, kamu gak cuma jual kopi, tapi juga jual pengalaman yang lagi hits.
- Kamu langsung dapet nama besar. Brand Titik Koma udah dikenal di banyak kota, jadi kamu gak perlu capek-capek bikin orang kenal dulu. Itu artinya awareness sudah kebentuk.
- Kamu juga dapet support penuh dari pusat. Mulai dari pemilihan lokasi, pelatihan staff, sampai strategi marketing, semua dikasih. Jadi kamu gak bakal sendirian.
- Kamu punya kafe dengan konsep kece. Tempatnya estetik, instagramable, dan cocok buat nongkrong anak muda. Bukan cuma kopi, tapi juga vibes yang dijual.
- Kamu bisa mulai dengan modal yang relatif ramah kantong. Investasi franchise ini gak seberat brand raksasa. Bahkan ROI bisa cepet banget kalau lokasi kamu strategis.
- Kamu bisa nikmatin margin yang lumayan. Karena HPP bisa ditekan, keuntungan bersih yang masuk kantong bisa bikin kamu senyum lebar tiap bulan.
- Kamu juga dapet peluang pasar yang masih luas. Tren kopi di Indonesia terus naik. Orang bukan cuma cari minuman, tapi juga cari tempat yang bisa kasih pengalaman. Itu kesempatan emas buat kamu.
Nah, dengan semua keuntungan ini, kamu gak perlu ragu lagi. Titik Koma bisa jadi pintu masuk kamu buat punya bisnis kece, balik modal cepat, dan tentu aja bikin kamu bangga punya usaha yang gak sekadar jual kopi, tapi juga lifestyle.
FAQ (Seputar Tanya Jawab)
Franchise Titik Koma itu kemitraan bisnis kopi. Kamu gak perlu mikirin resep, branding, dan konsep. Semua udah siap. Kamu tinggal jalanin dan cuan bisa ngalir.
Namanya Andrew Prasetya Goenardi. Dia yang bikin konsep, atur strategi, dan jaga kualitas kopi. Katanya, bisnis kopi itu kayak gladiator. Harus fokus, jangan ngawur.
Modal mulai dari Rp52 juta buat paket booth. Kalau mau kafe, ada pilihan Rp120 juta. Paket komplit WFH bisa Rp160 juta. Semua udah termasuk lisensi, training, sampai peralatan.
Tenang aja, cuma Rp1,5 juta per bulan. Jadi gak bikin kepala pening.
Kalau lancar, kamu bisa dapet laba bersih sekitar Rp8,5 juta sampai Rp16 jutaan tiap bulan. Balik modal bisa 5-7 bulan kalau lokasi oke. Mantap kan?
Kamu butuh modal, lokasi minimal 20 m², 3 karyawan, dan semangat jualan. Kamu juga harus ikut SOP biar kualitas tetap terjaga.
Kamu dapet brand yang udah dikenal, menu creamy yang bikin nagih, tempat cozy, dan sistem matang. Jadi kamu gak perlu trial and error.
Ada banget. Dari training barista, strategi promosi, sampai laporan keuangan. Kamu gak dilepas sendirian.
Karena tempatnya cozy, harga ramah, menu banyak, barista ramah, dan vibes-nya anak muda banget. Jadi bukan cuma kopi, tapi juga gaya hidup.
Jawabannya: worth it banget. Modal masih masuk akal, sistem udah rapi, cuan cepat, dan brand lagi naik daun. Jadi, kapan kamu mulai jadi bos kopi?
Penutup
Franchise Titik Koma selalu bikin penasaran. Bisnis kopi ini bukan sekadar jualan minuman. Konsepnya segar. Gayanya santai. Rasanya juara. Semua orang butuh kopi. Semua orang juga butuh tempat nongkrong. Nah, Titik Koma hadir sebagai jawaban. Kamu bisa lihat sendiri betapa brand ini punya energi. Ide briliannya jelas. Strateginya rapi. Peluangnya besar. Karena itu, banyak calon mitra tertarik. Mereka ingin ikut menikmati cuan dari secangkir kopi.
Tentu, langkah membuka kemitraan ini butuh niat. Kamu juga butuh modal. Harga investasinya jelas tertera. Syaratnya pun mudah dipahami. Tidak ada hal rumit. Justru semua dibuat praktis. Jadi, siapa pun bisa melangkah lebih ringan. Lalu, keuntungan yang ditawarkan bikin semangat. Margin menarik. Nama brand kuat. Dukungan manajemen lengkap. Semua itu jadi alasan kuat untuk gabung.
Namun, keputusan tetap ada di tanganmu. Perlu hitung matang. Harus sesuaikan dengan budget. Wajib juga cek lokasi. Dengan strategi tepat, hasilnya bisa bikin senyum lebar. Kamu bisa bangun bisnis sendiri. Kamu juga bisa naik level sebagai pengusaha. Dan tentu saja, kamu bisa jadi bagian dari tren kopi kekinian.
Akhirnya, satu hal jelas. Franchise ini bukan sekadar bisnis. Franchise ini gaya hidup. Dengan bergabung, kamu bukan hanya jual kopi. Kamu juga jual pengalaman. Kamu juga hadirkan suasana. Jadi, jangan terlalu lama mikir. Jangan terlalu sibuk nimbang. Karena peluang kadang datang sekali. Jadi, ambil langkah sekarang. Jalani prosesnya. Rasakan serunya. Dan siapa tahu, secangkir kopi dari Titik Koma bisa jadi awal perjalanan suksesmu.
